Kalender Jawa Mitos Di Bulan Suro

kalender jawa

kalender jawaJika berbicara mengenai mitos Jawa tentunya tidak akan ada habisnya. Pasalnya Jawa sangat terkenal dengan hal-hal yang berbau mistis. Terutama dengan adanya berbagai kebudayaan keratin yang unik, dan sakral. Segala hal yang berkaitan dengan kebudayaan Jawa dilakukan berdasarkan kalender Jawa. Tahukah Anda bahwa ada banyak mitos Jawa yang menarik untuk dikupas. Salah satunya yang berkaitan dengan bulan Suro. Hingga di zaman yang modern dan serba canggih ini, masih ada masyarakat yang mempercayai adanya bulan yang diharamkan untuk melakukan hal duniawi seperti dalam istilah Jawanya ngunduh mantu atau menikah, membangun rumah, bahkan membuat sumur. Jika ditanya mengapa orang-orang masih mempercayai mitos tersebut, tentu jawabannya karena menurut orang dulu atau nenek moyang seperti itu. Akan tetapi, ternyata ada beberapa alasan mengapa hal tersebut dilarang.

Kalender Jawa Intip Sejarah Bulan Suro

Kalender Jawa sangat unik dengan adanya dua siklus waktu yang mana sampai saat ini tetap eksis digunakan sebagai patokan waktu untuk acara tertentu. Dua siklus waktu yang sampai saat ini digunakan di antaranya siklus mingguan yang terdiri dari, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, dan Sabtu. Sedangkan yang siklus waktu berikutnya adalah siklus pancawara atau yang popular disebut pasaran yang terdiri dari lima pasaran. Lima pasaran tersebut terdiri dari, Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Dua siklus waktu tersebut hingga saat ini tetap digunakan untuk melakukan suatu kegiatan.

Tentunya hal ini menunjukkan eksistensi kalender Jawa di masyarakat. Menurut sejarah yang ada, adanya mitos bulan suro karena pada zaman keraton dulu bulan suro dijadikan sebagai upacara ritual untuk memandikan alat pusaka seperti keris dan sebagainya. Acara ini tentunya menjadi hal yang luar biasa dan disambut baik oleh rakyat, dan untuk menarik perhatian rakyat maka pihak keraton pun melarang melakukan kegiatan yang mana dapat mengganggu kegiatan keraton. Hingga mitos ini berkembang dan dipercayai oleh orang-orang hingga saat ini. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

Related posts: