Ilmu Tanggalan Jawa Yang Mulai Dilupakan

kalender jawa

kalender jawaTanggalan Jawa biasa dipakai oleh masyarakat Jawa sebagai rujukan ramalan atau untuk menerjemahkan sesuatu hal misalnya sifat-sifat seseorang, melihat nasib baik atau nasib buruk, atau juga misalnya untuk menentukan hari baik dan hari buruk. Bahkan juga oleh beberapa golongan masyarakat dipakai untuk menentukan diambilnya suatu keputusan-keputusan penting, misalnya saja tanggal pernikahan, waktu tanam, waktu panen, dan lain sebagainya. Penanggalan Jawa sudah dipakai pada masa kejayaan kerajaan Jawa pada jaman dahulu. Pada era tersebut, segala sesuatu yang berhubungan dengan keputusan hidup dan kehidupan manusia ditentukan dengan melihat penanggalan Jawa. Bahkan hingga sekarang, penanggalan Jawa masih dipercaya dan dipakai oleh beberapa golongan masyarakat yang menggunakannya untuk tujuan-tujuan tertentu.

Tanggapan Anak Sekarang Tentang Tanggalan Jawa

Orang-orang tua jaman sekarang yang dulu lahir dan tumbuh dalam budaya luhur masyarakat Jawa yang identik dengan kesakralan dan kepercayaan religi yang kuat, tentu diantara mereka masih memegang teguh sistem budaya Tanggalan Jawa. Kepercayaan yang masih kental tersebut kemudian diimplementasikan oleh mereka dalam kehidupan sehari-hari di jaman modern sekarang ini. Bahkan diantaranya ada yang mewariskan budaya tersebut ke anak-anaknya. Ada yang menerimanya karena memang sangat menjunjung tinggi warisan keluarga, ada juga yang menerimanya karena semata-mata menghormati orang tuanya dan tidak ingin dianggap kuwalat.

Memang tidaklah mudah bagi anak jaman sekarang yang sudah terakreditasi oleh ilmu pengetahuan, pendidikan, dan hal-hal berbau ilmiah di era serba modern ini untuk menerima hal-hal yang bagi mereka di luar nalar dan logika. Kuno. Mungkin itu tanggapan anak jaman sekarang apabila ditanyakan pendapatnya tentang Tanggalan Jawa. Ini tidaklah mengherankan, karena jangankan di tanah Jawa, seluruh aktivitas kehidupan masyarakat dimana pun saat ini telah memakai sistem tanggalan Masehi yang telah sedikit demi sedikit menggeser budaya penanggalan lain. Penanggalan Masehi yang mempengaruhi pola kehidupan masyarakat dunia ini sudah menjadi struktural bagi ke sehari-harian mereka. Bahkan kini malah kebalikan, penanggalan-penanggalan lama yang dulu digunakan sebagai patokan aktivitas keseharian, kini hanya sebagai pelengkap penanggalan Masehi.

Related posts: